Jumat, 15 Juni 2012

Malaikat NYATA bagiku

tiada yg seteduh laku pandanganmumembuat aku tahu apa yang mereka sebut nirwanahingga aku tidak takut melangkah di dunia...q dengar saat aku tertidur...namaku kau sebut,berulang kalihingga jatuh air matamu....aku yakin kau berbioncang dengan penciptamu...sekali lagi aku yakin itu DOA doa tulusmu untukku...maaf aku hanya diam,membatutak bisa banyak membantu dalam hidupmumalah banyak menyenderkan bahutanpa tahu bagaimana kauselalu bersenandung lagu tidur untukkukarena ku terlelap terlalu cepat...hingga senyum pun tak sempat

Love Bunda

Senin, 26 Maret 2012

sister

me and my sister


Visi, Misi and Tujuan HIDUP aq

Hidup ini singkat and bergerak serba cepat, jadi sayang banget kalau dibiarkan berlalu lalang tanpa mampa'at. Temen sebelah gue pernah sedikit berfilosofi, bahwa 'hidup ini tidak harus dijalani dengan susah, sengsara and tidak bahagia'. So kite mau setuju atau tidak, bila kondisi kite lagi susah, sengsara and tidak bahagia, dunia ini tetap indah kok. Ngeledek ni? He3X. Tidak percaya ya udah... Buktinya turis-turis tetap saja berduyun-duyun and berdesak-desakan ke Bali, Lombok, Bromo, Bandung, Yogyakarta, Puncak, Bunaken, Raja Empat dll. So don't worry be happy, always!
Wuokeh, jadi makanan apaan tuh Visi, Misi and Tujuan yang udah aku gelontorin di awal tadi?

Visi itu bayangan jauh kite kelak mau gimana atau yak apa gitchu, yaitu; tindakan jangka panjang kite, jangkauannya bisa 20/30/40...dst. tahun mendatang, ngaturnya suka-suka tergantung sisa jatah umur. Misal; aku mau memiliki perusahaan hasil bumi terkaya didunia dalam rangka membantu negri ini, Indonesia tercinta, mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan.

Sedangkan Misi adalah tahapan-tahapan tindakan jangka menengah yang mau kite capai, dalam setiap 2/ 3/ 4/ 5 tahunan untuk mewujudkan Visi kite. Misal; 5 tahun pertama gue mau memiliki kebun cengkeh diatas 10 ha. 5 tahun kedua aku mau memiliki kebun buah kualitas ekspor; mangga/ nanas/ manggis/ buah naga/ pisang  diatas 1.000 ha. 5 tahun ketiga aku mau memiliki kebun sawit/ kopi/ coklat/ karet kualitas ekpor di atas 100.000 ha plus pabrik-pabrik pengolahannya, dst-dstnya.

Note; cerita soal kebun ni... untuk mencapai usia produktif butuh waktu puluhan tahun, so agar misi-misi tetap berjalan bisa saja kite tinggal beli & seleksi kebun-kebun bagus yang sudah jadi. Gitchu ajah repot.

Walah kok belum-belum udah puyeng... Emang nggak enak & nyaman jadi calon usahawan/ wati. But keep cool my son, gue ada resep mak nyusss agar tetap enak & nyaman jadi usahawan/ wati. SABARRR.
Sekarang Tujuan. Bah... binatang macem mana pula ini! Horazz bah, pagi makan beras sore makan gabah!

Tujuan adalah tindakan-tindakan jangka pendek, 1/ 2 tahunan, untuk mewujudkan misi-misi yang sudah kite tetapkan. Misal untuk mewujudkan misi 5tahun pertama, yaitu memiliki kebun cengkeh diatas 10 ha, maka tindakan pertama, yaitu mendirikan toko buah & sayur segar berikut hasil olahannya. Tindakan kedua, mengembangkan toko sejenis menjadi 20 outlet yang tersebar di beberapa kecamatan. Tindakan ketiga, menjadi supplier buah & sayur segar berikut hasil olahannya untuk kebutuhan provinsi. Tindakan 4, akuisisi kebun-kebun cengkeh produktif hingga mencapai luasan diatas 10ha.  pada misi 5tahun kedua, eloe pade pasti udah pada ngerti tindakan-tindakan apa yang harus dikerjakan. Wo... ciamik, eloe pade emang olang pintal. Tidak sie-sie enyak & babe eloe suseh-suseh gedhein eloe pade. He3X.

Begitu seterusnya, sampai misi-misi yang sudah kite tetapkan tuntas. Sampai akhirnya kite dikejutkan, dimana nama kite tiba-tiba masuk majalah Forbes, masuk dalam daftar kumpulan orang paling tajir se jagad. Setelah itu pensiun? Yah...katanya mau bantu negri tercinta? Sudah lupa ya...Untuk itu kite bisa bikin program, semacam program beasiswa bagi 100.000 siswa cerdas tapi butuh bantuan dana. Bikin sekolahan-sekolahan unggul terbaik, full gratis bagi siswa cerdas tapi butuh bantuan dana, dst. Lho kok malah lari ke urusan pendidikan? Ini menurut aku sih, 'kemiskinan & keterbelakangan itu bukan masalah punya nggak punya duit melainkan masalah mental'. Dengan melalui pendidikan, diharapkan adanya perubahan perbaikan mental. Hingga selalu gue favoritkan, bahwa cara inilah yang paling ampuh untuk mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan. Tidak setuju? Awas eloe pulang  'ntar! He3X.

Setelah itu? Berhubung visi sudah tercapai, saatnyalah kite pangsiun. Biarlah generasi berikut yang udah kite gembleng abizz ampe ringsek, melanjutkan visi-visi berikutnya.

Sori my son bila bahasan X ini rada seriusan dikit. Senyum...Clik! Wassalam

posting pertama

hallo teman teman blogger,ini merupakan postingan pertama saya
di blog ini nantinya saya isi dengan catatan catatan pribadi saya,dan juga
artikel artikel yang semoga saja bermanfaat untuk di baca...